Ketua DPRD Riau Kaderismanto Menilai Pidato Gubernur Mencerminkan Semangat Perubahan serta Komitmen

Pekanbaru – Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto, menilai pidato perdana Gubernur Riau Abdul Wahid, dalam sidang paripurna DPRD Riau pada Senin (3/3/2025) lalu sebagai langkah awal yang menjanjikan bagi pembangunan daerah.

Kaderismanto mengatakan bahwa pidato gubernur mencerminkan semangat perubahan serta komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau.

Dalam pidatonya, Gubernur Abdul Wahid menyoroti perlunya perubahan pola pikir dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya dalam memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Kaderismanto mengapresiasi gagasan tersebut dan menegaskan bahwa DPRD Provinsi Riau siap mendukung langkah konkret untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan APBD.

“Kami melihat adanya keseriusan dari gubernur untuk memperbaiki sistem pengelolaan keuangan daerah, terutama dalam menggali potensi PAD yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Kaderismanto.

Lebih lanjut, Kaderismanto menyoroti pentingnya efisiensi anggaran agar setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak signifikan pada pembangunan. Program prioritas gubernur di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, menurutnya, sejalan dengan visi DPRD Provinsi Riau untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menggali potensi sektor pajak, industri, dan pariwisata.

Politisi PDI Perjuangan ini juga membandingkan kondisi keuangan Riau dengan DKI Jakarta, yang memiliki APBD sekitar Rp90 triliun dan terus mengalami peningkatan pendapatan. Ia optimistis Riau dapat meningkatkan pendapatan daerah hingga 20-30 persen dengan penerapan strategi yang tepat.

“Kami yakin dengan perencanaan dan pengelolaan yang lebih baik, Riau bisa keluar dari stagnasi APBD dan kembali memiliki daya saing tinggi dalam pembangunan,” tambahnya.

Meski optimis, Kaderismanto mengingatkan bahwa tantangan utama yang harus dihadapi adalah besarnya belanja pegawai yang membebani keuangan daerah. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang lebih efisien agar anggaran dapat benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat luas.

“Kami di DPRD tidak ingin hanya sekadar berwacana, tetapi bekerja nyata bersama pemerintah daerah untuk memastikan setiap program yang direncanakan dapat berjalan optimal,” tutupnya.

error: Content is protected !!
Scroll to Top