Pekanbaru – Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto bersama Anggota DPRD Provinsi Riau M. Sumardany Zirnata menjenguk mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Muhammad Luthfi Suhaz, yang sedang menjalani perawatan di RS Awal Bros Pekanbaru, Selasa (23/6/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian DPRD Provinsi Riau terhadap Muhammad Luthfi Suhaz yang sedang menjalani perawatan medis usai mengalami dugaan tindak kekerasan saat mengikuti aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPRD Provinsi Riau.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang menimpa mahasiswa tersebut. Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati dan dilindungi bersama.
“Secara kelembagaan dan pribadi, saya menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden yang dialami Adinda Muhammad Luthfi Suhaz. Mahasiswa merupakan mitra kritis pemerintah dalam merawat demokrasi. Cedera yang dialami Luthfi menjadi keprihatinan kita bersama,” ujar Kaderismanto.
Ia menegaskan bahwa DPRD Provinsi Riau menghormati hak setiap warga negara, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan pendapat secara damai sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, segala bentuk tindakan yang berpotensi mencederai ruang demokrasi tidak diharapkan terjadi.
Selain memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarga, Ketua DPRD Provinsi Riau juga memastikan bahwa kondisi kesehatan mahasiswa tersebut terus menjadi perhatian selama menjalani perawatan.
“Kami berharap Adinda Luthfi segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala. Kami juga memastikan hak-hak medisnya dapat terpenuhi dengan baik selama menjalani perawatan,” katanya.
DPRD Provinsi Riau juga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut secara tuntas dugaan tindak kekerasan tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional untuk mengungkap peristiwa ini sehingga memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga kondusivitas dan iklim demokrasi di Provinsi Riau,” tegasnya.
Kaderismanto juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengedepankan dialog, saling menghormati, serta menjaga penyampaian aspirasi agar tetap berlangsung secara tertib, damai, dan sesuai koridor hukum.
Menurutnya, DPRD Provinsi Riau akan senantiasa membuka ruang komunikasi dengan mahasiswa maupun masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi representasi dan penyaluran aspirasi.
“Pintu DPRD Provinsi Riau akan selalu terbuka bagi mahasiswa dan masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara konstruktif demi kemajuan Provinsi Riau,” tutupnya.
Foto: Robi
Rilis: Laras
Redaktur: Laras
