Pansus DPRD Provinsi Riau pembahasan Optimasi Pendapatan Daerah melaksanakan menggelar rapat lanjutan bersama sejumlah perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau

Pekanbaru – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Riau pembahasan Optimasi Pendapatan Daerah melaksanakan menggelar rapat lanjutan bersama sejumlah perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau, Senin (27/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Pansus mengundang sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir sebagai tindak lanjut pembahasan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua Pansus Abdullah menyampaikan bahwa rapat ini merupakan bagian dari upaya DPRD Riau dalam menyelesaikan berbagai persoalan pendapatan daerah, khususnya dalam menggali dan mengoptimalkan potensi PAD.

“Pansus berupaya menyelesaikan permasalahan yang ada di Provinsi Riau dari sektor pendapatan daerah, guna mengoptimalkan potensi yang ada,” ujarnya.

Untuk memastikan hal tersebut, Pansus meminta seluruh perusahaan yang hadir agar menyampaikan data riil terkait aktivitas usaha dan kewajiban perpajakan. Data tersebut akan menjadi bahan kajian pansus dalam menilai tingkat kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban pajak dan ketentuan yang diatur dalam peraturan daerah.

Setelah sesi diskusi dan penyampaian masukan dari anggota dewan, rapat dilanjutkan dengan proses pengumpulan data. Setiap perusahaan didampingi oleh staf ahli pansus guna memastikan kelengkapan dan keakuratan data yang diserahkan.

Selanjutnya, data yang diterima langsung diinput ke dalam sistem yang telah disediakan di Ruang Bapemperda DPRD Provinsi Riau. Bagi perusahaan yang datanya belum lengkap, diberikan kesempatan untuk melengkapinya pada rapat selanjutnya.

Melalui rapat lanjutan ini, Pansus berharap terbangun sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan dalam rangka meningkatkan kepatuhan serta optimalisasi pendapatan asli daerah di Provinsi Riau.

Untuk diketahui, rapat dipimpin oleh Ketua Pansus Abdullah, didampingi Anggota Pansus, yakni Samsuri Daris, Andi Darma Taufik, Hardi Chandra, Sumardany Zirnata, Androy Aderianda, dan Edy Basri, serta perwakilan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau.

Adapun perusahaan yang hadir dalam rapat ini, yakni PT Argo Sinarmas Indonesia, PT Bhunireksa Nusa Sejati (Manda Factory), PT Bumi Palma Lestari Persada, PT Citrapalma Kencana, PT Guntung Idaman Nusa, PT Multi Guna Lestari Abadi, PT Setia Agrindo Mandiri, PT Setia Agrindo Lestari, serta PT TH Indonesia Plantation Agatis Mill.

Foto: Redho
Rilis: Redho
Redaktur: Laras

error: Content is protected !!
Scroll to Top