500 Kader Ikuti Diklat Laskar Gerindra, Androy: Perkuat Barisan, Kawal Program Presiden Prabowo dan Siap Berjuang Menuju 2029

PEKANBARU 28-30 Agustus 2026– Sebanyak 500 kader mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra sebagai bagian dari upaya memperkuat kedisiplinan, militansi, kekompakan serta kesiapan kader dalam menjalankan tugas organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Diklat tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat barisan kader dalam mendukung dan mengawal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto beserta berbagai program pemerintahannya agar dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Androy Ade Rianda mengatakan, Laskar Gerindra harus menjadi kekuatan yang disiplin, solid dan mampu hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, kader juga mempunyai tanggung jawab untuk ikut menjelaskan, mendukung dan mengawal program-program pemerintah agar pelaksanaannya tepat sasaran.

“Kita ingin seluruh kader semakin solid dan satu komando. Tugas kita bukan hanya membesarkan Gerindra, tetapi juga menguatkan dan mengawal Presiden Prabowo serta program-program beliau untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara,” ujar Androy.

Menurut Androy, keikutsertaan sekitar 500 kader dalam Diklat menunjukkan besarnya semangat untuk memperkuat organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Ia menegaskan bahwa Laskar Gerindra harus mampu menjadi penghubung antara perjuangan partai, kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat. Kader harus turun langsung, mendengar aspirasi sekaligus memastikan berbagai persoalan masyarakat dapat diperjuangkan melalui jalur yang tepat.

“Presiden Prabowo sedang bekerja membawa Indonesia semakin kuat dan maju. Kita sebagai kader harus berada di barisan yang ikut mengawal program-program beliau agar berjalan dengan baik dan benar-benar sampai kepada rakyat,” tegasnya.

Androy mengatakan, kesiapan menghadapi agenda politik 2029 juga harus dibangun melalui kerja nyata sejak sekarang. Menurutnya, kekuatan politik tidak cukup hanya dibangun melalui struktur organisasi, tetapi harus mendapatkan kepercayaan masyarakat melalui pengabdian dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat.

“Kita lebih siap dan kita berjuang menuju 2029. Namun perjuangan itu dimulai hari ini. Perkuat barisan, jaga kekompakan, kawal Presiden Prabowo dan program-programnya, serta hadir memberikan manfaat nyata kepada masyarakat,” katanya.

Ia berharap 500 kader yang telah mengikuti Diklat tidak berhenti sebagai peserta pelatihan, tetapi menjadi penggerak di wilayah masing-masing.

“Hari ini ada 500 kader yang mengikuti Diklat. Setelah kembali ke daerah masing-masing, jadilah 500 penggerak perjuangan. Rangkul masyarakat, dengarkan aspirasinya, bantu menyelesaikan persoalannya dan kawal program Presiden Prabowo sampai benar-benar dirasakan rakyat.”

Androy menegaskan bahwa soliditas seluruh kader menjadi modal penting dalam memperkuat Gerindra sekaligus menjaga keberlanjutan perjuangan Presiden Prabowo.

“Kita rapatkan barisan, kuatkan Laskar Gerindra, kawal Presiden Prabowo dan program-program pro-rakyat. Dengan kerja nyata, kekompakan dan kepercayaan masyarakat, kita lebih siap untuk berjuang menuju 2029,” pungkas Androy.

error: Content is protected !!
Scroll to Top