Komisi III DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT Riau Petroleum, di Ruang Rapat Komisi III DPRD Provinsi Riau

Pekanbaru – Komisi III DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT Riau Petroleum, di Ruang Rapat Komisi III DPRD Provinsi Riau, Kamis (25/6/2026).

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang membahas evaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tahun Anggaran 2026 serta rencana kerja PT Riau Petroleum untuk Tahun 2027.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau Edi Basri mengatakan, rapat evaluasi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap kinerja BUMD agar mampu memberikan kontribusi yang optimal bagi daerah.

“Ini merupakan tugas kami di Komisi III untuk melakukan evaluasi sekaligus memberikan masukan terhadap BUMD sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan dan penganggaran DPRD,” ujar Edi Basri.

Dalam rapat tersebut, Komisi III DPRD Provinsi Riau juga membahas kinerja jajaran direksi baru PT Riau Petroleum, termasuk rencana pengelolaan dana Participating Interest (PI) sektor minyak dan gas bumi yang diharapkan dapat memperkuat kinerja perusahaan.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau Abdullah berharap kepemimpinan baru di PT Riau Petroleum mampu membawa perubahan yang signifikan, terutama dalam meningkatkan kinerja perusahaan, memperbesar kontribusi dividen kepada daerah, membuka lapangan pekerjaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau.

Ia juga menyoroti potensi PT Riau Petroleum untuk memperoleh dana Participating Interest (PI) yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, peluang tersebut harus dimanfaatkan secara optimal melalui perencanaan bisnis yang matang dan berorientasi pada peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kalau dana PI itu nanti diterima, harus ada rencana bisnis yang benar-benar membanggakan Provinsi Riau. Jangan sampai peluang besar ini tidak dimanfaatkan secara maksimal,” tegas Abdullah.

Melalui rapat tersebut, Komisi III DPRD Provinsi Riau berharap jajaran direksi baru PT Riau Petroleum mampu membawa perusahaan menjadi BUMD yang semakin profesional, produktif, dan berdaya saing, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Provinsi Riau.

Untuk diketahui, rapat dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau Edi Basri, didampingi Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Riau Eva Yuliana dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau Abdullah.

Turut hadir Direktur Utama PT Riau Petroleum Husnil Kausarian, Direktur Keuangan Ganesya Varandra, Direktur Operasional Fajar Muhardi, beserta jajaran.

Foto: Maliki
Rilis: Beby
Video: Rey
Redaktur: Laras

error: Content is protected !!
Scroll to Top