Komisi V DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan Provinsi Riau terkait pemaparan dan evaluasi realisasi anggaran Tahun 2026

Pekanbaru – Komisi V DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan Provinsi Riau terkait pemaparan dan evaluasi realisasi anggaran Tahun 2026, di Ruang Rapat Komisi V DPRD Provinsi Riau, Kamis (4/6/2026).

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau Indra Gunawan Eet menjelaskan bahwa rapat tersebut dilaksanakan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program kerja dan realisasi anggaran Dinas Pendidikan Provinsi Riau tahun berjalan, sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam mendukung peningkatan layanan pendidikan di Provinsi Riau.

“Rapat ini kita laksanakan untuk melihat sejauh mana realisasi anggaran dan pelaksanaan program yang telah direncanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau pada tahun 2026,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Erisman Yahya menyampaikan bahwa hingga Mei 2026 progres realisasi keuangan Dinas Pendidikan Provinsi Riau mencapai 24,42 persen, sementara realisasi fisik mencapai 38,71 persen.

Ia menjelaskan, sejumlah program yang saat ini berjalan meliputi Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah, di antaranya perencanaan, penganggaran dan evaluasi kinerja perangkat daerah, administrasi keuangan perangkat daerah, administrasi barang milik daerah, administrasi umum perangkat daerah, pengadaan barang milik daerah penunjang urusan pemerintahan daerah, penyediaan jasa penunjang urusan pemerintahan daerah, pemeliharaan barang milik daerah, serta peningkatan pelayanan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Selain itu, terdapat pula Program Pengelolaan Pendidikan yang mencakup pengelolaan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta pendidikan khusus.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau Indra Gunawan Eet juga mempertanyakan perkembangan kegiatan yang masih berjalan di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Menanggapi hal itu, Erisman Yahya menjelaskan bahwa saat ini sebagian besar kegiatan yang berjalan masih bersifat rutin, seperti pembayaran gaji pegawai, penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS), serta operasional sekolah boarding.

“Untuk saat ini progres realisasi keuangan berada di angka sekitar 24 persen dan fisik sekitar 38 persen. Kegiatan yang berjalan masih bersifat rutin seperti gaji, BOSNAS, dan sekolah boarding. Sementara kegiatan lainnya masih diblokir dan belum ada arahan untuk dilaksanakan,” jelasnya.

Komisi V DPRD Provinsi Riau menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran di sektor pendidikan agar seluruh kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Riau.

Melalui rapat ini, Komisi V DPRD Provinsi Riau berharap adanya percepatan pelaksanaan program yang telah dianggarkan, sehingga target pembangunan pendidikan dapat tercapai sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Untuk diketahui, rapat dipimpin oleh Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau Indra Gunawan Eet, didampingi Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau Abdul Kasim dan Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Riau Robin P. Hutagalung, serta Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau, yakni Syafrudin Iput, Daniel Eka Perdana, Rizal Zamzami, dan Agus Triansyah.

Dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi Riau hadir Kepala Dinas Pendidikan Erisman Yahya, Sekretaris Dinas Teza Darsa, beserta para kepala bidang dan jajaran terkait.

Foto: Yogi
Rilis: Ifda
Video: Adrian
Redaktur: Laras

error: Content is protected !!
Scroll to Top