Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau Sumardany Zirnata, bersama Sekretaris DPRD Provinsi Riau Renaldi, hadiri pembukaan sekaligus pelaksanaan Focus Group Discussion IDI Tahun 2025 Provinsi Riau

Pekanbaru – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau Sumardany Zirnata, bersama Sekretaris DPRD Provinsi Riau Renaldi, hadiri pembukaan sekaligus pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Indeks Demokrasi Indonesia (+, di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau Zulkifli Syukur, yang hadir mewakili Pelaksana Tugas Gubernur Riau, serta dihadiri oleh unsur pemerintah, akademisi, media, dan perwakilan masyarakat sipil.

Partisipasi DPRD Provinsi Riau dalam forum ini dinilai penting mengingat peran legislatif sebagai representasi rakyat sekaligus pengawas jalannya pemerintahan. Komisi I DPRD Riau yang membidangi urusan pemerintahan dan hukum memiliki keterkaitan langsung dengan penguatan kebebasan sipil, hak politik warga, serta kinerja lembaga-lembaga demokrasi di daerah.

Pelaksanaan FGD IDI 2025 tidak hanya bersifat seremonial, tetapi merupakan bagian dari proses evaluasi berkelanjutan terhadap kualitas demokrasi di Provinsi Riau. Indeks Demokrasi Indonesia menjadi instrumen strategis untuk mengukur sejauh mana prinsip-prinsip demokrasi, seperti kebebasan berpendapat, partisipasi politik, dan akuntabilitas lembaga publik, telah berjalan secara efektif.

Hasil diskusi ini nantinya akan menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah daerah dan DPRD dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sebagai penutup, FGD IDI 2025 menegaskan komitmen bersama antara pemerintah, legislatif, media, akademisi, dan masyarakat sipil dalam menjaga serta meningkatkan kualitas demokrasi di Bumi Lancang Kuning. Melalui verifikasi data dan dialog terbuka, diharapkan kebijakan yang dihasilkan semakin berpihak pada kepentingan publik dan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi demokrasi.

Foto: Adit
Rilis: Aisyah
Redaktur: Laras

error: Content is protected !!
Scroll to Top