Pekanbaru – Tenaga Ahli Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Riau, Asnaldi, menerima kunjungan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Rokan Hulu di Ruang Rapat Bapemperda DPRD Provinsi Riau, Kamis (8/1/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus melakukan konsultasi dan koordinasi terkait langkah konkret DPRD dalam menyikapi tunda salur Dana Transfer Provinsi Riau kepada Kabupaten Rokan Hulu.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara khusus dampak tunda salur terhadap kondisi keuangan daerah serta pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.
Akibat tunda salur tersebut, sejumlah kewajiban pembayaran pemerintah daerah tidak dapat dipenuhi tepat waktu, sehingga berkontribusi terhadap terjadinya defisit anggaran di Kabupaten Rokan Hulu. Selain Rokan Hulu, tunda salur juga terjadi di beberapa kabupaten/kota lain di Provinsi Riau. Namun, Kabupaten Rokan Hulu menjadi salah satu daerah dengan nilai tunda salur terbesar karena terjadi selama dua tahun anggaran berturut-turut, yakni Tahun 2024 dan 2025.
Tenaga Ahli Banggar DPRD Provinsi Riau, Asnaldi, menjelaskan bahwa pada Tahun Anggaran 2024 Pemerintah Provinsi Riau juga mengalami tunda bayar, namun seluruhnya telah tercatat secara administratif dalam sistem keuangan Pemerintah Provinsi Riau.
“Tunda salur ini terus menjadi pembahasan dalam setiap rapat Badan Anggaran DPRD Provinsi Riau. Beberapa daerah sudah mulai diselesaikan, seperti Kota Pekanbaru, sementara daerah lainnya masih dalam proses penyelesaian sesuai dengan mekanisme dan tahapan yang berlaku,” ujar Asnaldi.
Banggar DPRD Kabupaten Rokan Hulu berharap agar persoalan tunda salur ini dapat menjadi perhatian dan prioritas Pemerintah Provinsi Riau, mengingat besarnya dampak terhadap stabilitas keuangan daerah dan pelayanan publik. Melalui pertemuan ini, Banggar DPRD Kabupaten Rokan Hulu meminta adanya penekanan khusus agar sisa tunda salur kepada Kabupaten Rokan Hulu dapat segera direalisasikan.
Selain itu, Asnaldi juga menyarankan agar pimpinan DPRD Kabupaten Rokan Hulu secara resmi menyampaikan surat kepada pimpinan DPRD Provinsi Riau yang memuat penjelasan rinci mengenai kondisi serta dampak tunda salur di daerah, sehingga dapat menjadi bahan penguatan dalam pembahasan anggaran di tingkat provinsi.
Banggar DPRD Kabupaten Rokan Hulu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses ini demi memastikan hak keuangan daerah dapat terpenuhi, serta mendukung kelancaran roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Rokan Hulu.
Untuk diketahui, kunjungan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Sumiartini, bersama anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Rokan Hulu.
Foto: Hadi
Rilis: Nurfa
Redaktur: Laras
