Pekanbaru – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Riau pembahasan Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah kembali menggelar rapat lanjutan bersama sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Senin (29/4/2026).
Dalam pembukaannya, ia menegaskan bahwa Pansus berkomitmen menyelesaikan berbagai persoalan di sektor pendapatan daerah guna memaksimalkan potensi yang ada.
Untuk itu, Pansus meminta seluruh perusahaan yang hadir agar memberikan data riil terkait aktivitas usaha mereka. Data tersebut akan menjadi bahan kajian dalam menilai tingkat kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban pajak dan aturan yang berlaku sesuai peraturan daerah.
Anggota Pansus, Edi Basri, turut menekankan pentingnya kontribusi perusahaan terhadap daerah. Ia menyampaikan bahwa setiap perusahaan yang beraktivitas di Riau harus mampu memberikan dampak positif melalui peningkatan pendapatan daerah serta pertumbuhan ekonomi.
“Perusahaan yang beroperasi di Riau harus memberikan kontribusi yang seimbang bagi daerah. Kepatuhan terhadap peraturan daerah menjadi kunci untuk meningkatkan PAD,” tegasnya.
Setelah sesi penyampaian pandangan dan diskusi, rapat dilanjutkan dengan pengumpulan data dari masing-masing perusahaan. Setiap perusahaan didampingi oleh Tenaga Ahli Pansus untuk memastikan kelengkapan data yang dibutuhkan. Selanjutnya, data tersebut langsung diinput ke dalam sistem yang telah disediakan oleh pansus. Bagi perusahaan yang datanya belum lengkap, diberikan kesempatan untuk melengkapinya pada rapat berikutnya.
Melalui rapat lanjutan ini, Pansus optimistis upaya optimalisasi PAD dapat berjalan lebih maksimal melalui peningkatan kepatuhan dan transparansi dari seluruh perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau.
Untuk diketahui, rapat dipimpin oleh Ketua Pansus Abdullah, didampingi Anggota Pansus, Edi Basri.
Hadir dalam rapat ini, perwakilan instansi terkait seperti Dispenda, Satpol PP, DPMPTSP, serta UPT Samsat Indragiri Hulu. Adapun perusahaan yang diundang dalam rapat tersebut antara lain PT Banyu Bening Utama, PT Berlian Inti Mekar, PT Buana Wiralestari Mas, PT Inecda Plantation Seberida, PT Djukar Anugrah Karya, PT Indriplant, PT Kencana Amal Tani, dan PT Kharisma Riau Sentosa Prima.
Foto: Redho
Rilis: Redho
Redaktur: Laras
