Jakarta – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Riau pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penambahan Penyertaan Modal pada PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah (Perseroda) dan PT Penjamin Kredit Daerah (Jamkrida) Provinsi Riau (Perseroda) melanjutkan kunjungan kerja ke Kantor Cabang BRKS Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, anggota Pansus menyampaikan berbagai masukan dan pertanyaan terkait rencana penambahan penyertaan modal serta pengembangan layanan BRK Syariah di Jakarta.
Eva Yuliana meminta kejelasan terkait peruntukan penambahan modal yang diajukan oleh BRK Syariah, serta mendorong agar pihak BRK lebih aktif dalam memasarkan program-program unggulan, sekaligus meningkatkan respons terhadap keluhan dan kebutuhan nasabah.
Sementara itu, Ginda Burnama menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas kantor, khususnya ketersediaan lahan parkir yang representatif, guna memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi nasabah.
Ayat Cahyadi juga mempertanyakan ketentuan dan standar operasional prosedur (SOP) dalam penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR), khususnya bagi pelaku UMKM, rumah ibadah, dan kegiatan sosial lainnya.
Selanjutnya, Abdul Kasim menanyakan program strategis yang dimiliki BRK Syariah Cabang Jakarta dalam menarik minat masyarakat untuk menjadi nasabah.
Sofyan turut menyoroti pentingnya komunikasi yang dibangun dengan mahasiswa asal Riau yang sedang menempuh pendidikan di Jakarta, agar dapat menjadi bagian dari basis nasabah BRK Syariah.
Sementara itu, Diski menanyakan arah ekspansi serta tujuan strategis dari rencana penambahan penyertaan modal tersebut.
Hardianto menegaskan bahwa BRK Syariah harus mampu menunjukkan keunggulan kompetitif yang dapat dirasakan langsung oleh nasabah, sehingga mampu bersaing dengan bank daerah maupun bank nasional lainnya.
Melalui kunjungan ini, Pansus DPRD Provinsi Riau berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif terkait kebutuhan penambahan modal serta strategi pengembangan BRK Syariah, guna memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat optimal bagi peningkatan kinerja BUMD dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Untuk diketahui, kunjungan ini dihadiri oleh Ketua Pansus Robin P. Hutagalung, bersama Anggota Pansus, yakni Hardianto, Ma’mun Solikhin, Ginda Burnama, Eva Yuliana, Abdul Kasim, Ayat Cahyadi, Diski, dan Sofyan. Turut hadir Kepala Cabang BRKS Jakarta serta Direktur Utama Jamkrida Riau.
Rombongan Pansus DPRD Provinsi Riau diterima oleh Direktur Kepatuhan Manajemen Resiko BRKS Fajar Restu Febriansyah, Kacab BRK Jakarta Nety Supiaty, serta Direktur Utama Jamkrida, Hafid Akbar.
Foto: Ijul
Rilis: Fikra
Redaktur: Laras
