Pekanbaru – Tenaga Ahli Komisi II DPRD Provinsi Riau Roman, bersama Tenaga Ahli Komisi IV DPRD Provinsi Riau Sukron, menerima kunjungan edukasi dari Pondok Pesantren (Ponpes) Modern I’aanatuth Thalibiin Tualang, di Ruang Rapat Medium DPRD Provinsi Riau, Kamis (5/2/2026).
Dalam sambutannya, Roman menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan memperkenalkan fungsi ruang Medium sebagai salah satu ruang rapat DPRD dengan Pemerintah Provinsi Riau.
“Ruangan ini biasa digunakan untuk rapat anggota DPRD dengan pemerintah daerah. Di DPRD Provinsi Riau terdapat lima komisi, yakni Komisi I bidang pemerintahan, Komisi II bidang perekonomian, Komisi III bidang keuangan, Komisi IV bidang pembangunan, dan Komisi V bidang kesejahteraan rakyat, termasuk pendidikan,” jelas Roman.
Sementara itu, Kepala Ponpes MA Syafri menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari pembelajaran santri untuk mengenal langsung lembaga pemerintahan.
“Kunjungan ini sangat bermakna bagi kami untuk menambah wawasan santri tentang DPRD sebagai rumah rakyat, serta mengenalkan tugas dan peran wakil rakyat. Kami berharap silaturahmi ini terus terjaga,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, para santri mengajukan sejumlah pertanyaan, mulai dari pengertian DPRD, kebijakan bagi lulusan SMA yang menganggur, transparansi anggaran, hingga ketersediaan bantuan bagi santri kurang mampu.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Roman menjelaskan bahwa DPRD merupakan singkatan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang memiliki tiga fungsi utama, yakni fungsi legislasi (pembentukan peraturan daerah), fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan.
Terkait pengangguran, DPRD berperan dalam mendorong penganggaran program pelatihan sumber daya manusia, seperti pelatihan keterampilan di bidang kuliner, perbengkelan, menjahit, hingga budidaya ternak, guna meningkatkan daya saing lulusan SMA.
“Anggaran daerah juga dipublikasikan melalui berbagai media informasi. Selain itu, terdapat pula program beasiswa dan bantuan sosial yang dikelola pemerintah provinsi melalui Biro Kesejahteraan Rakyat dan Dinas Pendidikan,” jelasnya.
Roman menambahkan bahwa bantuan bagi lembaga pendidikan dan santri dapat diakses melalui berbagai skema program pemerintah, baik dalam bentuk beasiswa, bantuan rumah layak huni, maupun bantuan sarana ibadah.
Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Ruang Paripurna DPRD Provinsi Riau untuk memperkenalkan secara langsung tempat berlangsungnya sidang-sidang resmi DPRD.
Untuk diketahui, kunjungan ini dipimpin oleh Kepala Ponpes MA Syafri dan Kepala Ponpes MTs Muhammad Rezi Abdullah, serta didampingi para guru pembimbing. Kunjungan ini diikuti sekitar 300 santri dari jenjang MTs dan MA.
Foto: James
Rilis: Laras
Redaktur: Laras
