Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto menerima silaturahmi Zuriat Marhum Pekan

Pekanbaru – Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto, menerima silaturahmi Zuriat Marhum Pekan, di Ruang Rapat Ketua DPRD Provinsi Riau, Rabu (21/1/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana pagelaran Drama Musikal Sejarah Marhum Pekan sekaligus peluncuran Lagu Marhum Pekan sebagai upaya pelestarian sejarah dan kebudayaan Melayu Riau.

Ketua DPRD Provinsi Riau Kaderismanto menyampaikan apresiasi serta dukungannya terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari kekayaan budaya yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

“Pada prinsipnya saya sangat mendukung, karena ini adalah kekayaan kebudayaan kita. Sejarah datuk dan nenek moyang harus terus dilestarikan. Momen seperti ini perlu dijaga agar tidak hilang, bahkan ke depan bisa dikembangkan dari kegiatan kekeluargaan menjadi kegiatan yang lebih umum,” ujar Kaderismanto.

Ia juga berharap upaya pelestarian sejarah tidak hanya dilakukan melalui pertunjukan seni, tetapi juga lewat dokumentasi tertulis yang dapat diwariskan.

“Mudah-mudahan ke depan buku-buku tentang sejarah nenek moyang kita bisa dibaca oleh anak cucu. Untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan tentu ada mekanisme yang perlu dilalui, baik di tingkat kota maupun provinsi, dan hal ini perlu dikomunikasikan lebih lanjut,” tambahnya.

Sementara itu, pencipta Lagu Marhum Pekan menjelaskan bahwa pagelaran tersebut dirancang sebagai kolaborasi antara musik dan drama musikal guna memberikan nilai edukasi kepada masyarakat melalui seni.

“Kami ingin menambah nilai edukasi dari lagu melalui drama musikal. Ini juga menjadi ruang ekspresi bagi bakat-bakat seni. Puncak acara direncanakan akan digelar pada hari Sabtu dengan melibatkan partisipan dari Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali khazanah budaya Melayu yang mulai tergerus oleh perkembangan zaman, sehingga dukungan dari DPRD Provinsi Riau sangat dibutuhkan agar pelaksanaannya dapat berjalan optimal.

Perwakilan Zuriat Marhum Pekan, Syarifah Nafaa Aisha, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan dan memberikan dampak positif bagi daerah.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi event tahunan dan mampu mendatangkan investasi ke Provinsi Riau, khususnya melalui pengembangan wisata religi,” ungkapnya.

Dukungan juga disampaikan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) yang mendorong agar kegiatan tersebut dijadikan agenda rutin. LAM berharap buku-buku sejarah yang telah diterbitkan dapat dimanfaatkan sebagai muatan lokal di sekolah, dengan materi yang bersumber dari karya seniman putra daerah Riau.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara Zuriat Marhum Pekan, DPRD Provinsi Riau, pemerintah daerah, serta pemangku adat dalam menjaga dan mengembangkan warisan sejarah dan budaya Melayu Riau secara berkelanjutan.

Foto: Robi
Rilis: Catherine
Redaktur: Laras

error: Content is protected !!
Scroll to Top