Pekanbaru – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Riau menggelar tasyakuran dalam rangka satu tahun beroperasinya Rumah Singgah PKS di Jalan Ronggowarsito, Pekanbaru. Acara yang mengangkat tema kepedulian terhadap bencana di Sumatera ini dihadiri pimpinan partai, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Riau, Abdullah, menyampaikan dalam sambutannya berbagai aktivitas kemanusiaan yang telah dilakukan partainya, termasuk bantuan untuk korban bencana tanah longsor di Nagari Malalak, Sumatera Barat.
“Kondisi jalan yang rusak dan putus menghambat perjalanan kami ke lokasi, sehingga kami memutar melalui Pasaman. Di lokasi, kami fokus menangani kebutuhan air bersih dengan membeli dan memasang pipa dari gunung, serta mendistribusikan sembako,” ujar Abdullah, Jumat (5/12/2025).
Relawan PKS bersama TNI/Polri juga terlibat dalam pencarian korban tertimbun. Bantuan untuk bencana di Aceh dan Sumatera Utara saat ini sedang dipersiapkan, sebagai bagian dari program internal ‘potong gaji’ yang diikuti kader dan pejabat publik PKS.
Tasyakuran juga menjadi momentum syukur atas capaian Rumah Singgah PKS. Abdullah menjelaskan, dalam waktu 10 bulan operasional, rumah singgah telah dimanfaatkan oleh lebih dari 1.000 orang dari seluruh kabupaten/kota di Riau.
“Penggunaan beragam, mulai dari berobat, keperluan dinas, hingga pelajar mengikuti turnamen. Lama menginap bisa mencapai tiga bulan, dan layanan ini sepenuhnya gratis. Kami berharap informasi ini dapat disebarkan ke masyarakat,” jelasnya.
Ketua Fraksi PKS DPRD Riau, Ayat Cahyadi, menegaskan kegiatan ini merupakan doa bersama untuk bangsa sekaligus bentuk rasa syukur. “Alhamdulillah, rumah singgah ini sangat membantu warga. Kami juga terus berupaya meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar yang tertimpa musibah,” ujarnya.
Ketua DPW PKS Riau, Ahmad Tarmizi, menyampaikan bahwa bantuan logistik dan tim kemanusiaan telah dikirim ke Sumbar. Sementara bantuan untuk Sumut sedang dipersiapkan, dan untuk Aceh akan disalurkan dalam bentuk dana mengingat kondisi medan yang sulit.
“PKS telah membentuk satgas kemanusiaan. Penggalangan dana internal dari pejabat publik dan kader partai telah terkumpul sekitar Rp100 juta untuk ketiga daerah bencana. PKS juga mendirikan dapur umum di lokasi,” terang Tarmizi.
Wakil Ketua DPRD Riau itu menambahkan ucapan terima kasih kepada Fraksi PKS dan meminta dukungan agar Rumah Singgah tetap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, tanpa memandang latar belakang politik
