Komisi IV Lakukan Kunjungan Observasi ke Dinas Bina Marga dan Kontruksi Provinsi Sulsel

20

Makasar – Komisi IV DPRD Riau melakukan kunjungan Observasi ke Dinas Bina Marga dan Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), guna mendapatkan informasi infrastruktur, Selasa (11/2/2020).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan diterima Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Kabid Bina Marga dan Konstruksi.

Ada beberapa pertanyaan yang disampaikan Anggota Komisi IV, yakni tentnag struktur biaya perkilometer jalan rigid dan aspal di Sulawesi Selatan, regulasi mempercepat pembangunan jalan dan pembiayaan yg sesuai RPJMD yang dibuat gubernur, proses mempercepat proses lelang sebelum tahun anggaran berjalan, serta proses untuk memperoleh dana dari pusat ke daerah.

Menganggapi hal tersebut Kabid Bina Marga dan Konstruksi Provinsi Sulsel mengaku jika Provinsi Sulsel sangat menghindari jalan rigid karena semua rawan, yakni mudah retak, sering dipermasalahkan LSM dan lain-lain. Sementara untuk pembiayaan selain menggunakan APBD Provinsi Sulsel juga mengajukan proposal ke pemerintah pusat yangg menaungi masalah jalan dengan syarat harus membuat proposal.

“Tentang regulasi yang dibuat oleh pemerintah daerah sudah pasti sebagai landasan hukum, agar kegiatan yang sifat anggaran besar harus dilelang diakhiri tahun dengan syarat kalau kegiatan itu tdk berjalan maka pemenang lelang tdk bisa menggugat secara hukum atau batal,”.

“Tapi bila kegiatan pembangunan itu berjalan maka pemenang melaksanakan sesuai peraturan yg berlaku, dalam melakukan lelang pemerintah daerah sulawesi Selatan menyisir kegiatan prioritas yang harus dilelang cepat dengan biaya tinggi dan rendah dipisahkan,” terangnya.

Lebih lanjut juga menjelaskan tentang perolehan dana tambahan dimana pemerintah daerah harus besinergi dengan DPRD agar dana tersebut dapat turun sehingga dapat dimanfaatkan secara ekonomi maupun secara politik.